Hari Selasa, 26 Mei 2015 pertama kali saya naik kereta api MARC, kereta api untuk para pelaju yang menghubungkan Washington, DC dengan kota-kota di Maryland yang terletak di timur DC. Saya naik MARC ke Laurel, MD di mana saya mengikuti pelatihan 2 hari Adobe Connect 9. (Catatan tentang pelatihan itu ada di blog entry lain)
Rencananya saya dan beberapa pengajar lain akan berangkat naik taksi dari kampus. Tetapi, karena apa saya lupa, kepala rombongan memutuskan kami naik kereta api dari Union Station. Saya sampai di sana terlambat 15 menit. Waktu saya membeli karcis di ticket vending machine, kepala rombongan menelpon saya dan menyuruh saya cepat-cepat ke Track 8 melalui Gate A. KA jam 06.55 ditunda keberangkatannya dan saya bisa membeli karcis di dalam KA. Pembelian karcis saya batalkan dan saya berlari ke kereta api. Dari platform saya melihat rombongan saya di dalam gerbong. Saya lega bisa bergabung. Di pintu kondektur melarang saya memasuki gerbong. Katanya perjalanan kereta api itu dibatalkan. Jadilah rombongan kami menunggu jadwal KA berikutnya.
Selama menunggu, saya melihat begitu banyaknya pelaju dari MD. Ratusan orang turun dari KA MARC, ada yang satu lantai dan ada yang susun dua lantai. Mereka berjalan tergesa-gesa meninggalkan platform. Mereka berjalan mungkin dalam 10 deret dan berbaris-baris, seperti air sungai yang mengalir deras tanpa henti. Ada yang kemudian keluar stasiun. Yang lain berjalan menuju stasiun kereta api bawah tanah yang akan membawa mereka ke berbagai daerah di kota Washington, DC. Saya pelaju dari Virginia, dan saya kira saya melihat banyak pelaju dari VA. Sesudah melihat pelaju yang turun dari KA MARC di Union Station, saya kira jumlah pelaju dari VA jauh lebih sedikit.
Akhirnya kereta kami berangkat pada jam 07.30. Gerbong kami bisa dikatakan kosong. Maklum kami naik kereta yang berlawanan arah dari kebanyakan pelaju. Kondisi gerbongnya bersih, AC hidup dengan suhu yang pas. Di luar panas dan lembab pagi itu. Tidak lama sesudah duduk - kursinya bukan reclining chairs, kondektur minta karcis kami. Saya jadi membeli karcis di vending machine waktu menunggu tadi. Harga tiket $5 satu kali jalan. Kereta tidak berjalan dengan cepat, mungkin 40 - 50 mph. Sesudah mungkin 4 atau 5 stasiun, sampailah kami di stasiun Laurel. Kami harus menyeberangi rel kereta untuk bisa sampai di tempat parkir di mana jemputan kami sudah menunggu. Jadi, kami langsung masuk mobil dan berangkat menuju tempat pelatihan.
Pulangnya kami diantar ke stasiun Laurel dan harus menunggu kereta ke DC kira-kira 20 menit. Saya melihat-lihat di sekitar stasiun. Selain platform kayu, gedung stasiun yang mungil tampak tua. Di dalamnya ada satu bangku panjang untuk 8 - 10 orang, kantor kecil - saya kira untuk kepala stasiun, ticket vending machine, rak brosur tempat-tempat wisata di MD, VA, dan DC, dan sebuah kamar kecil - saya tidak ke kamar keci, jadi tidak tahu bagaimana kondisinya. Di dinding ada papan brosur dan selebaran bisnis setempat, sebuah papan lain untuk jadwal kereta dan pemberitahuan lain yang berhubungan dengan pelayanan KA MARC, dan display digital jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta berikutnya. Di platform di seberang gedung stasiun ada shelter kayu yang cantik.
Walaupun perjalanan kami singkat dan termasuk uneventful, saya senang bisa naik KA MARC hari itu. Mudah-mudahan ada kesempatan lain untuk naik MARC, dan ke tempat yang lebih jauh.
