Wednesday, March 30, 2011

Hello Kitty

Even though never admitting it, my beloved husband, Paul, loves Hello Kitty. Since he is a guy - my assumption is that Hello Kitty is more for girls than for boys - and may be shy to show his affection, he satisfies it by buying me Hello Kitty products. With a relatively wide range of the products I have, our family members and friends who notice it start giving me more Hello Kitty stuff for gifts. They think it is me who loves Hello Kitty. I don't mind really. Following is a list of Hello Kitty products in my possession: 1. pencil 2. pen 3. notebook 4. notes paper 5. stamp 6. address book 7. journal 8. folder 9. pencil case (I have 2 of them) 10. t-shirt 11. towel 12. pillow case 13. slippers 14. phone accessory 15. phone bag/case 16. stuffed Hello Kitty 17. handbag 18. lunch box. 19. draw-string pouch. 20. pez candy and pez dispenser. What is next? A toaster or a rice cooker? In addition to that, Paul, relatives, and friends buy me stuff in pink. I have a pink laptop with a pink case from Paul, a pink lunch bag from my mother in law, a pink folder, socks, t-shirts and blouses from who I forgot, etc. Although pink is not my favorite color, it is a good addition to my effort to be more colorful. When I was younger, my mother criticised me of buying clothes only in brown and green, my two favorite colors.

Saturday, March 19, 2011

Spring Break 2011

Spring break this semester is from March 21 - March 26, 2011. On Friday, March 18, 2011 afternoon Paul and I drive to New Bern, NC. The trip takes us approximately 6.5 hours (thanks to DC rush hours traffic - it takes us almost 2 hours on our first 20 miles). Anyway, I'd like to keep in track what I do during the break. Here they are: Saturday, March 19, 2011 - take a walk downtown New Bern, NC. Jo Anne buys me a couple of plastic sleeves to display my pressed pennies. - try to find stuff for a craft project at Michael's. - do some beading --> make a bracelet and a necklace (the bracelet breaks the following day. see how good I am at handcrafting :)) - in the evening I start reading Walden and find out it is not an easy read. Keep trying, Nona! Sunday, March 20, 2011 - go to church. Today is the second Sunday of Lent. Jo Anne goes with me. - go shopping at the mall, TJ Maxx mostly, after a quick lunch. - have bbq dinner with Jo Anne, Frank, Emily, Alfred, and all the kids. Paul joins up after napping. There is a lot of food, probably too much. I am afraid of gaining a few pounds I have recently lost. - take a walk to the duck pond. Pilot makes it strenuos as she keeps pulling me around. - have a visit in Emily's home and play with the twins. Eli is busy playing a video game. Monday, March 21, 2011 I don't do much today. I have been trying to read Walden. I decide to look up some new words in the dictionary, one thing that I don't recommend my students do. Tuesday, March 22, 2011 Jo Anne, Frank, Paul, Pilot, and I go to Fort Macon beach this afternoon. We walk along the beach. The water is too cold to swim in. Pilot likes to go to the water, but when a wave comes, she runs toward the land. She is so cute. This is her first beach experience. I collect some shells that have turned into rocks. We get home just about dinner time. I have a lot of fun. In the evening, after helping Jozy & Jo Anne babysitting the twins, I finish developing a reading material for Wisconsin University reading project. The rest of the spring break goes fast and uneventful. Paul and I (and Pilot, of course) leave New Bern on Thursday evening after dinner. I go back to school on Tuesday, March 29, 2011. It is a nice relaxing break.

Saturday, March 5, 2011

Saya Berdiet

Januari yang lalu penulis harus melakukan cek kesehatan tahunan. Salah satu bagiannya adalah tes darah. Beberapa hari kemudian, penulis diberitahu bahwa kadar kolesterolnya lebih tinggi daripada normal. Namun, menurut dokternya, tingkat itu belum terlalu mengkhawatirkan. Walaupun begitu, dokter menyarankan bahwa penulis harus mengurangi jumlah asupan makanan dan berolah raga lebih banyak. Akan lebih baik kalau penulis bisa mengurangi makanan berlemak dan gorengan. (Ini yang sukar. Sebagai orang Jawa yang besar di Jawa, di mana semua makanan adalah gorengan, di menu harian penulis selalu ada gorengan).

Jadilah, mulai Januari penulis berdiet, harus berdiet. Baru kali ini penulis mempunyai motivasi dan alasan kuat untuk berdiet. (Alasan untuk mengurangi berat badan bukanlah alasan kuat bagi penulis). Diet jenis apa merupakan hal pertama yang penulis pikirkan. Tapi kemudian penulis sadar bahwa dia tidak mau mengikuti satu macam diet. Penulis mau dietnya sendiri dengan satu alasan; supaya dia bisa sesuka hatinya. Maklum, dia berjiwa bebas, kalau bisa tidak mengikuti aturan mengapa tidak. Mengapa membuat aturan untuk membatasi diri sendiri. Betul, kan? Suami penulis yang tahu banyak tentang nutrisi mengusulkan 1000 kalori per hari untuk perempuan setinggi penulis. It sounds reasonable. Sejak itu penulis memperhatikan berapa banyak kalori yang terkandung dalam setiap porsi makanannya. Berikut ini diet penulis:

Makan pagi - satu iris roti tawar panggang --> 70 kalori
kadang dengan satu sendok teh selai kacang --> 40 kalori
teh pahit --> ? kalori (tidak peduli)

Makan siang - roti lapis dengan 2 iris daging deli kalkun --> 180 kalori
atau sup --> 160 kalori
atau pasta --> 280kalori
dengan 1 pisang --> ? kalori
dan teh pahit dan air putih

Makan malam - sedikit nasi --> ? kalori
dengan lalap dan sambal --> ? kalori
dengan telor goreng --> 180 kalori
atau dengan sepotong ayam ---> ? kalori

atau bakmi kuah --> 480 kalori

Untuk makanan kecil: buah, biasanya pisang atau apel, dan wortel.
Kalau masih lapar, minum air putih.
Jenis makanan bisa berbeda-beda tetapi untuk panduan: sarapan --> 100 kalori, makan siang --> 400 kalori, dan makan malam --> 500 kalori.

Seperti terlihat di atas, banyak jenis makanan dan minuman yang penulis tidak tahu jumlah kalorinya. Yang penting, penulis makan jauh lebih sedikit dan lebih sehat daripada sebelumnya. Penulis tidak pernah merasa kenyang sekali, dan sering merasa lapar. Namun, memang tubuh pediet perlu dilatih untuk terbiasa dengan kebiasaan baru.

Bagaimana olah raganya? Penulis ingin olah raga yang sebisa mungkin tidak perlu mengeluarkan biaya. Itulah sebabnya dia tidak mendaftarkan diri menjadi anggota pusat kebugaran. (Berdasarkan pengalaman di masa lalu, penulis hanya membayar biaya keanggotaan per bulan, tanpa benar-benar menggunakan fasilitas pusat kebugaran tersebut.) Penulis mencoba melakukan beberapa aktivitas sederhana yang beberapa di antaranya pernah penulis baca di majalah atau surat kabar. Berikut 'program' olah raga penulis:

- berjalan kaki dari stasiun metro ke kampus dan sebaliknya (sudah dilakukan sejak dulu),
- di kampus, mal, dll. naik dan turun tangga, tidak naik elevator atau eskalator,
- berjalan-jalan di dalam gedung atau di luar kampus selama paling sedikit 10 menit sesudah makan siang,
- parkir sejauh mungkin dari pintu masuk (belum sepenuhnya dilakukan, karena udara masih dingin),
- berjalan-jalan dengan Pilot, anjing penulis, 2 kali sehari dan lebih jauh,
- lebih sering mengerjakan pekerjaan di rumah seperti membersihkan rumah, mencuci pakaian, membuang sampah ke tempat sampah kompleks (kondo penulis di lantai 2), dll. (singkatnya penulis menjadi lebih rajin...mengherankan!)
- main tarik tambang & kejar-kejaran dengan Pilot,
- main juggling dan hula hoop,
- angkat berat dengan barbel 3 pound,
- kalau ada waktu, berjalan ke perpustakaan, berjalan-jalan di mal, dan sebisa mungkin bergerak.

Sampai hari ini Sabtu, 5 Maret 2011 penulis masih setia dengan program dietnya. Mudah-mudahan bisa terus berlanjut demi kesehatan yang lebih prima.

Selamat berdiet!