1. Arizona
2. California
3. Connecticut
4. Washington, DC
5. Indiana
6. Illinois
7. Kentucky
8. Michigan
9. Minnesota
10. New York
11. North Carolina West
12. Ohio
13. Philadelphia
14. South Carolina
15. Virginia
16. West Virginia
17. Wisconsin
As a kid, I kept a diary full with my mundane day-to-day activities. Thanks goodness, those years have passed. On this blog I'd like to jot down my opinions, observations, memories, etc. which definitely are much more interesting than my childhood diary's entries.
Sunday, January 5, 2014
Wednesday, January 1, 2014
Tahun Baru 2014
Biasanya tahun baru diawali dengan resolusi atau tekad untuk melakukan sesuatu yang lebih baik, sesuatu yang belum sempat diwujudkan pada tahun sebelumnya.
Sewaktu kecil aku tidak pernah punya resolusi. Aku kira ini bukan merupakan kebiasaan orang Indonesia, paling tidak saat aku di sana. Keluarga, teman-teman, dan orang-orang di sekitarku tidak pernah berbicara tentang resolusi tahun baru. Sejak aku tinggal di AS dan belajar tentang kebiasaan mempunyai resolusi, dan aku mencoba membuat resolusi.
Selama beberapa tahun resolusiku adalah mengurangi berat badan. Sayangnya, tidak pernah tercapai. Selain karena kurang, atau lebih tepatnya tidak punya, disiplin, aku sadar bahwa motivasiku tidak kuat. Aku juga tidak pernah punya tim pendukung. Resolusiku seperti rahasiaku. Jadi, kalau aku gagal, tidak seorang pun akan tahu.
Kemudian, aku menjadi lebih realis. Resolusi tahun baruku bukan menurunkan berat badan lagi, melainkan mengurangi jumlah makanan yang aku konsumsi. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tanpa motivasi, disiplin, dan tim pendukung, resolusi itu hanya bertahan paling lama dua minggu.
Beberapa tahun terakhir ini aku tidak membuat resolusi tahun baru. Hal ini merupakan tindakan yang aku kira masuk akal sekali. Alhasih, aku memasuki tahun baru tanpa beban, tanpa harapan semu.
Selamat tahun baru 2014.
Sewaktu kecil aku tidak pernah punya resolusi. Aku kira ini bukan merupakan kebiasaan orang Indonesia, paling tidak saat aku di sana. Keluarga, teman-teman, dan orang-orang di sekitarku tidak pernah berbicara tentang resolusi tahun baru. Sejak aku tinggal di AS dan belajar tentang kebiasaan mempunyai resolusi, dan aku mencoba membuat resolusi.
Selama beberapa tahun resolusiku adalah mengurangi berat badan. Sayangnya, tidak pernah tercapai. Selain karena kurang, atau lebih tepatnya tidak punya, disiplin, aku sadar bahwa motivasiku tidak kuat. Aku juga tidak pernah punya tim pendukung. Resolusiku seperti rahasiaku. Jadi, kalau aku gagal, tidak seorang pun akan tahu.
Kemudian, aku menjadi lebih realis. Resolusi tahun baruku bukan menurunkan berat badan lagi, melainkan mengurangi jumlah makanan yang aku konsumsi. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, tanpa motivasi, disiplin, dan tim pendukung, resolusi itu hanya bertahan paling lama dua minggu.
Beberapa tahun terakhir ini aku tidak membuat resolusi tahun baru. Hal ini merupakan tindakan yang aku kira masuk akal sekali. Alhasih, aku memasuki tahun baru tanpa beban, tanpa harapan semu.
Selamat tahun baru 2014.
Subscribe to:
Comments (Atom)